Artikel

Mengatasi Kesedihan Dalam Tuntunan Islami

0 comment(s)
by Web Admin Ranti

Dalam menjalani kehidupannya manusia tidak selamanya selalu merasa bahagia, ada kalanya manusiapun dirundung masalah, ujian dan cobaan sehingga tidak lepas pula dari hal yang bernama kesedihan, kesusahan, dan kesempitan. Setiap manusia memiliki cara tersendiri untuk mengatasi dan mendapatkan obat dari kesedihannya. Orang-orang beriman atau kaum muslim memiliki cara tersendiri untuk menghilangkan kesedihan tersebut tentunya sesuai dengan tuntunan yang islami.

Bersedih adalah hal yang sangat manusiawi, bahkan Rasullulah SAW pun pernah bersedih ketika beliau ditinggalkan oleh orang-orang yang mencintai dan dicintai beliau. Namun para nabi tidak berlebihan dalam sedihnya, dengan segera para nabi bangkit dan segera melanjutkan perjuangannya tanpa berlarut-larut dalam kesedihan.

Sesungguhnya bersedih tidak diajarkan dalam islam kecuali bersedih karena takut kepada Allah SWT. Bahkan kita banyak menemukan ayat maupun hadist yang melarang kita untuk bersedih,

“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita” (QS.At-Taubah:40)

“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu beriman.” (QS.Ali Imran:139)

Jika kita lihat ayat diatas, setidaknya kita sudah memiliki dua solusi untuk mengatasi kesedihan yang kita alami. Pertama : dari ayat (QS.At-Taubah:40) bahwa cara untuk menghilangkan cara diatas adalah dengan mengingat, menyadari dan meyakinkan hati bahwa Allah bersama kita, dengan kesadaran bahwa Allah bersama kita, tidak pelu lagi ada hal yang kita takutkan, dan membuat kita berlarut-larut dalam kesedihan, yakinkan bahwa Allah adalah Maha segalanya yang mengetahui apapun yang terbaik bagi kita.

Ketika kesedihan terus menimpa kita, mungkin saat itu kita lupa atau hilang kesadaran bahwa Allah bersama kita, maka dari itulah kita diperintahkan untuk terus mengingat Allah.

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram” (QS.Ar-Ra’d:28)

Dari ayat tersebut kita mengetahui cara untuk menghilangkan kesedihan, kecemasan, dan ketakutan, yaitu berdzikirlah dengan mengingat Allah melafadzkan kalimat-kalimat untuk Allah diantaranya :

  1. Istighfar, memohon ampun kepada Allah
  2. La Haula wala quwwata illa billah (tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan kekuatan Allah)
  3. Hasbunallaah wa ni’mall wakiil (cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung

Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat baik lainnya yang dapat kita ucapkan.

Cara menghilangkan kesedihan yang kedua adalah dengan berdo’a seperti yang dicontohkan oleh Rasullulah SAW. Nabi pun meminta pertolongan dari Allah dengan berdo’a apa lagi kita sebagai hamba Allah yang memiliki segala macam keterbatasan serta kekurangan. Terakhir ikhlas, sabar, dan berlapang dadalah, meyakini bahwa kesedihan dan kesusahan itu adalah takdir dari Allah, dibalik kesedihan dan kesusahan pasti Allah menyelipkan hikmah indah untuk kita.

×

Produk telah berhasil ditambahkan ke tas belanja Anda.

×

Produk telah berhasil dihapus. Batalkan