Artikel

Kenali Cemburu yang Disukai Allah

0 comment(s)
by Web Admin Ranti

Di dalam sebuah rumah tangga ujian dan cobaan pasti akan turut mewarnai perjalanan didalamnya. Ujian yang kerap datang sebenernya tidak lebih adalah untuk lebih menguatkan, bukan menghancurkan ataupun mengacaukan. Dari berbagai macam jenis ujian salah satunya adalah rasa cemburu. Cemburu mungkin bisa saja membuat lahirnya pertengkaran sederhana ataupun rumit, namun demikian semua itu tergantung kepada bagaimana kita menyikapi dan menghadapinya. Memang cemburu itu dibutuhkan, namun bagaimana Islam memandang hal ini ? agar tidak berlebihan mari kita kenali jenis cemburu yang disukai Allah.

Mengapa rasa cemburu kerap hadir dalam rumah tangga? Rasa cemburu lahir dari sebuah cinta. Jika seseorang merasa pasangannya mulai sedikit berpaling, maka wajar jika timbul rasa cemburu. Namun meskipun sebagai hal yang wajar, hendaknya seorang muslim bisa mengontrol dirinya, agar rasa cemburu tersebut diridhoi Allah SWT.

“Sesungguhnya kecemburuan itu ada yang dicintai Allah dan ada yang dibenci Allah. Adapun rasa cemburu yang disukai Allah adalah cemburu karena cemas (khawatir), dan cemburu yang dibenci Allah adalah cemburu yang bukan karena rasa cemas.”

(HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Apakah itu menegaskan bahwa cemburu itu diperbolehkan? Ya. Cemburu itu diperbolehkan, bahkan diwajibkan. Contoh, jika seorang suami tidak cemburu ketika melihat istrinya bermaksiat, maka ia akan termasuk dalam kategori dayyuts.

Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat nanti, yaitu orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts…”

(HR. an- Nasa’i)

Bagaimana cara mengatasi rasa cemburu dalam hubungan suami istri? Suami istri harus menyamakan visi dan misi dalam keluarga, bahwa kehidupan mereka dalam berumah tangga untuk beribadah kepada Allah. Maka, jika cemburu datang, bisa diselesaikan dengan cara yang Allah suka. Yakni, saling berkomunikasi. Ini adalah solusi bagi penyelesaian semua masalah. Bagaimana Islam mengatur agar cemburu itu justru bisa menjadi berkah? Suami istri harus sama-sama memahami ajaran Islam. Rasa cemburu yang hadir dalam rumah tangga adalah semata-mata karena Allah. Maka penyampaian tentang rasa cemburu itu haruslah dengan baik agar dapat diterima secara baik pula.

×

Produk telah berhasil ditambahkan ke tas belanja Anda.

×

Produk telah berhasil dihapus. Batalkan